Profil
Rothua adalah seorang konselor sekolah yang juga aktif membahas konten ispiratif tentang bimbingan dan konseling di channel youtube yang dibangunnya.

Keke Bukan Boneka dan Hatters

Keke bukan boneka adalah judul lagu yang diciptakan oleh Rahmawati Kekeyi Putri Cantika, atau lebih dikenal dengan nama Kekeyi. Lagu tersebut adalah lagu yang menceritakan tentang kisah cinta yang dikabarkan setingan bersama mantan pacarnya yaitu Rio Ramadhan. Dan lagu itupun viral dilihat lebih dari 30 juta penonton hanya dalam waktu satu minggu. Wow.. 😱 yang lebih mencengangkan adalah diawal kemunculannya lagu keke bukan boneka bahkan mampu mengalahkan lagu kolaborasi antara Lady Gaga dan BLACKPINK “Sour Candy”.

Tapi Ada hal lain yang menarik dari viralnya lagu tersebut yang dapat kita sorot yaitu fenomena para hatters yang bertubi-tubi memberikan hujat pada kekeyi sang penyanyi lagu tersebut. Ini bisa kita lihat lewat kolom komentar lagu tersebut dimana banyak komentar yang bernada negatif dibandingkan yang bernada positif. Sebagai contoh salah satu koment yang ditulis adalah “rata-rata yang ke sini itu 1% nonton 99% scrol baca koment doang” sambil tertawa. Atau ada juga koment yang mengatakan, “ini kok bisa viral sih? Dan kenapa gue nonton juga”. Bahkan yang lebih parah adalah penari latar dibelakang yang menari dibelakang kekeyi dalam lagu tersebut pun tidak luput dari tangan jahil netijen dengan mengatakan “Cewek yang nari dibelakang itu sampai segitu amat cari duit.” Hahhaa. dan masih banyak komentar yang lebih pedas yang bisa pembaca baca di kolom komentar youtube tersebut.

kekey dan hatters

Lewat kritik sebenarnya adalah hal yang baik karena lewat kritik kita dapat membangun orang lain menjadi lebih baik. Tetapi beda jika motivasi dari kritikan tersebut adalah untuk menjatuhkan orang lain. Karena itu bukan lagi sebuah kritik tapi adalah penghinaan yang kita lakukan kepada orang lain. Dan penghinaan tersebut sebenarnya dapat berdampak buruk bagi yang dihina dan juga yang menghina.

Dampak buruk bagi orang yang dihina adalah dapat menurunkan rasa percaya diri orang tersebut. Kemudian menarik diri dari kehidupan sosial menjadi penyendiri dan pemurung. Memang ada beberapa orang yang kuat dan tidak memperdulikan hinaan yang diterimanya. Tetapi tidak semua orang itu kebal dihina bahkan dalam beberapa kasus ada yang sampai bunuh diri akibat tidak kuat menerima hinaan. Dan artinya kita sudah akan menjadi orang yang paling berdosa jika sampai hal tersebut terjadi bukan?

Kemudian dampak buruk bagi orang yang suka menghina kekurangan orang lain adalah sulit berkembang karena mereka hanya dapat fokus pada kekurangan tidak pada kelebihan. Orang suka menghina adalah orang tidak mampu melihat kelebihan yang ada pada orang lain. Sehingga secara tidak langsung dapat disimpulkan kekurangan orang tersebut adalah lebih banyak dibanding orang yang dihinanya. Itulah sebabnya, dalam banyak kasus sering orang yang senang melakukan penghinaan terhadap orang lain, pada akhirnya bisa disalip oleh orang yang sebelumnya dihinanya.

Kembali ke fenomena lagu keke bukan boneka yang banyak dikomentari miring tersebut. Sekarang coba kita perhatikan, pada mereka yang berkomentar apakah mereka lebih baik hebat dari kekeyi? Prestasi apa yang sudah mereka buat? atau apa yang bisa mereka lakukan untuk melebihi kekeyi?

Tidak heran jika kekeyi bisa terus melaju dengan prestasi yang iya buat. Sedangkan yang lain hanya akan tetap menjadi komentator tanpa bisa melakukan hal yang lebih baik. Dari fenomena netizen tersebut kita bisa mengambil kesimpulan ternyata lebih mudah untuk melihat kekurangan orang lain dibandingkan kelebihan orang lain. Kalau pembaca ada pada posisi yang mana? ^^
Salam BK mengudara.

Share

rothua

Rothua adalah seorang konselor sekolah yang juga aktif membahas konten ispiratif tentang bimbingan dan konseling di channel youtube yang dibangunnya.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *